Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Frenstar
Kembali Baku Tembak di Poso
Senin, 16 Mei 2016 04:19 WITA

Aparat keamanan di Poso, Sulawesi Tengah dilaporkan kembali terlibat baku tembak dengan sekelompok orang bersenjata di wilayah hutan pegunungan, Desa Pantangolemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (15/5/2016). Dalam peristiwa itu dua orang dari pihak kelompok orang tidak dikenal tewas. Namun hingga Minggu malam jenazah dari kedua orang itu belum dapat dievakuasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, adu tembak itu terjadi pada pukul 14.25 Wita di koordinat 3110-4264, di mana dua orang dari kelompok itu dilaporkan tewas. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari aparat berwenang dalam operasi Tinombala 2016. Namun, diduga kuat kelompok bersenjata yang terlibat baku tembak dengan aparat itu merupakan bagian dari Kelompok Teroris Santoso yang hingga kini masih di buru dalam operasi itu.

Hingga Minggu Malam situasi di Pos Komando Sektor 2 Operasi Tinombala 2016 yang berada di Polsek Poso Pesisir Selatan terpantau dipenuhi personel aparat keamanan termasuk keberadaan petugas dari Satuan Laboratorium Forensik dari Polres Poso maupun Inafis Polda Sulawesi Tengah. Sebuah mobil ambulans dari Dokkes Polda Sulawesi Tengah juga terpantau disiapkan untuk kepentingan mengangkut jenazah kedua orang yang tewas itu.

Namun hingga pukul 21.00 Wita, diperoleh kabar bahwa aparat keamanan dalam Operasi Tinombala 2016 memutuskan untuk menunda upaya evakuasi yang akan dilakukan dengan cara menuruni gunung terhadap kedua jenazah itu, karena hari yang sudah larut malam. Evakuasi pun diputuskan dilakukan keesokan harinya.

Tewasnya dua orang yang belum diketahui identitasnya itu akan mengurangi perkuatan personel dari kelompok Santoso yang sebelumnya disebutkan tinggal berjumlah 25 orang. Dari jumlah itu, tiga diantaranya perempuan termasuk satu warga negara asing asal Uighur China yang diidentifikasi sebagai Ibrahim. Kekuatan persenjataan dari kelompok Santoso disebut tinggal memiliki lima pucuk senjata api pabrikan jenis SS1, SS2 dan M16, termasuk sejumlah besar amunisi yang disimpan di dalam toples. OKEZONE